Kegiatan Ekstrakurikuler dan Kemahasiswaan di Universitas Islam Malang

[ad_1]
Kegiatan ekstrakurikuler dan kemahasiswaan di Universitas Islam Malang memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan keterampilan mahasiswa. Menurut Dr. Ahmad, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIM, kegiatan ekstrakurikuler dan kemahasiswaan memiliki nilai tambah yang tidak bisa diabaikan. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan soft skill seperti kepemimpinan, teamwork, dan komunikasi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” ujarnya.

Berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti organisasi kemahasiswaan, klub olahraga, dan seni budaya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri. Menurut data dari Biro Kemahasiswaan UIM, partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ekstrakurikuler terus meningkat setiap tahun. “Kami selalu mendorong mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan di luar kelas agar mereka memiliki pengalaman yang beragam dan dapat menjalin jaringan yang luas,” ungkap Bapak Budi, Kepala Biro Kemahasiswaan UIM.

Selain itu, kegiatan kemahasiswaan juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berkontribusi pada masyarakat sekitar. Melalui program-program sosial seperti bakti sosial, kuliah kerja nyata, dan kegiatan pengabdian masyarakat, mahasiswa UIM dapat turut serta dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Menurut Prof. Hana, Rektor UIM, “Mahasiswa sebagai agen perubahan harus memiliki kesadaran sosial dan kemampuan untuk berkontribusi pada lingkungan sekitar.”

Dengan adanya kegiatan ekstrakurikuler dan kemahasiswaan yang beragam, diharapkan mahasiswa UIM dapat menjadi individu yang komprehensif dan siap menghadapi tantangan di masa depan. “Kami terus berupaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan mahasiswa secara holistik,” tambah Prof. Hana. Dengan demikian, Universitas Islam Malang tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu, tetapi juga menjadi tempat untuk membentuk karakter dan kepemimpinan bagi mahasiswa.
[ad_2]